Pemetaan Proses Bisnis dan Perancangan Alur Persetujuan
Indikator: pemetaan dan perancangan proses bisnis. Studi kasus: pembelian bahan praktik laboratorium Politeknik META Industri.
A. Diagram As-Is (Proses Manual Saat Ini)
flowchart TD A["Dosen
ajukan kebutuhan via WhatsApp"] --> B["Kepala Lab
periksa berdasarkan perkiraan"] B --> C["Pembelian
minta penawaran pemasok"] C --> D["Pembelian
beli tanpa cek stok gudang"] D --> E["Gudang
terima barang"] E --> F["Gudang
kirim bukti terima via pesan"] F --> G["Keuangan
bayar berdasarkan dokumen yang diterima"] style A fill:#fde8e8,stroke:#d03a3a,color:#1c2330 style B fill:#fde8e8,stroke:#d03a3a,color:#1c2330 style D fill:#fde8e8,stroke:#d03a3a,color:#1c2330 style F fill:#fde8e8,stroke:#d03a3a,color:#1c2330
Kotak merah adalah aktivitas berisiko menimbulkan kesalahan atau keterlambatan.
Kelemahan, penyebab, dan dampak
| Kelemahan | Penyebab | Dampak |
|---|---|---|
| Permintaan lewat chat | Tidak ada formulir atau sistem resmi | Tidak ada jejak, permintaan hilang atau ganda |
| Kebutuhan hanya perkiraan | Verifikasi tidak memakai data stok dan pemakaian | Bahan menumpuk atau kurang |
| Beli tanpa cek stok | Pembelian dan Gudang tidak terhubung | Pembelian ganda dan pemborosan anggaran |
| Bukti terima lewat pesan | Dokumen penerimaan tidak baku | Pembayaran terlambat atau salah |
| Tidak ada persetujuan jelas | Alur approval tidak terdefinisi | Pembelian tanpa otorisasi |
B. Diagram To-Be (Setelah ERP)
flowchart TD A["Dosen
input permintaan di ERP
(identitas otomatis)"] --> B["Kepala Lab
verifikasi kebutuhan"] B --> C{"Stok gudang
cukup?"} C -- "Ya" --> D["Gudang
keluarkan dari stok"] C -- "Tidak" --> E["Pembelian
buat PR dan pilih pemasok"] E --> F["Pembelian
buat PO"] F --> G{"Nilai PO
di atas batas?"} G -- "Ya" --> H["Pimpinan
setujui PO"] G -- "Tidak" --> I["Kepala Lab / Manajer
setujui PO"] H --> J["Gudang
penerimaan barang (GR)"] I --> J J --> K{"PO, GR, dan Faktur
cocok (3-way match)?"} K -- "Ya" --> L["Keuangan
proses pembayaran"] K -- "Tidak" --> M["Tahan pembayaran
dan telusuri selisih"]
Perbedaan nyata dari as-is: ada titik keputusan stok, persetujuan berjenjang, dan pencocokan dokumen sebelum bayar.
C. Aturan Bisnis
- Identitas pengaju: setiap permintaan wajib terhubung dengan akun pengaju (login), tidak bisa anonim.
- Cek stok: permintaan pembelian otomatis diperiksa terhadap stok. Jika stok cukup, pembelian diblokir dan barang diambil dari gudang.
- Persetujuan sesuai wewenang: PO hanya sah setelah disetujui pihak yang berwenang menurut batas nilai.
- Pembayaran berdasarkan dokumen: pembayaran hanya diproses jika PO, penerimaan barang, dan faktur cocok (3-way match).
- Pemisahan tugas: pembuat PO tidak boleh menyetujui atau membayar PO yang sama.
Tabel Aktor dan Tanggung Jawab
| Aktor | Tanggung jawab |
|---|---|
| Dosen | Mengajukan permintaan bahan di sistem |
| Kepala Laboratorium | Memverifikasi kebutuhan dan menyetujui PO bernilai kecil |
| Gudang | Memeriksa stok, menerima barang, mencatat penerimaan |
| Pembelian | Membuat PR, memilih pemasok, menerbitkan PO |
| Pimpinan | Menyetujui PO di atas batas nilai |
| Keuangan | Memproses pembayaran setelah dokumen cocok |
D. Simulasi Kondisi Khusus: Nilai Pembelian Naik
Pemasok mengirim penawaran terbaru yang lebih mahal. Apakah persetujuan sebelumnya masih berlaku? Coba dengan angka sendiri.
Cek Persetujuan Ulang
Aturan yang dirancang
Persetujuan lama hanya berlaku jika nilai baru tidak melewati batas wewenang penyetuju awal dan kenaikannya tidak lebih dari toleransi. Jika salah satu terlampaui, status PO kembali ke "Menunggu Persetujuan" dan harus disetujui ulang. Setiap perubahan dicatat di log.
Pembelian Darurat (Kebutuhan 24 Jam)
Prosedur normal butuh lima hari kerja, sedangkan bahan dibutuhkan dalam 24 jam. Pengendalian internal tetap dijaga, hanya waktunya dipersingkat.
| Langkah | Pengendalian |
|---|---|
| 1. Ajukan lewat jalur emergency PO | Alasan tertulis wajib diisi, identitas pengaju tercatat |
| 2. Cek stok dan sumber lain | Gudang memastikan tidak ada stok yang bisa dipakai |
| 3. Pilih pemasok terdaftar | Hanya pemasok yang ada di data master, harga dibandingkan jika memungkinkan |
| 4. Persetujuan cepat satu tingkat | Pimpinan menyetujui lewat notifikasi, ada batas nilai maksimum |
| 5. Terima barang dan catat GR | Penerimaan tetap dicatat di sistem |
| 6. Review pasca-kejadian | Semua PO darurat ditinjau ulang, penyalahgunaan dapat ditelusuri |
Alasan Rancangan Baru Lebih Baik
- Permintaan terdokumentasi dan bisa ditelusuri, tidak hilang di chat.
- Stok dicek sebelum membeli, sehingga mencegah penumpukan dan pembelian ganda.
- Persetujuan berjenjang mencegah pembelian tanpa otorisasi.
- Pembayaran hanya dengan dokumen yang cocok, mengurangi salah bayar dan keterlambatan.
Riwayat Simulasi (Terhubung Database)
Bukti yang Dikumpulkan
- Diagram as-is dan to-be (bagian A dan B)
- Daftar aturan bisnis (bagian C)
- Tabel aktor dan tanggung jawab (bagian C)
- Simulasi kondisi khusus (bagian D)
- Alasan rancangan baru lebih baik (bagian terakhir)