Praktikum 3

Pemetaan Proses Bisnis dan Perancangan Alur Persetujuan

Indikator: pemetaan dan perancangan proses bisnis. Studi kasus: pembelian bahan praktik laboratorium Politeknik META Industri.

A. Diagram As-Is (Proses Manual Saat Ini)

flowchart TD
  A["Dosen
ajukan kebutuhan via WhatsApp"] --> B["Kepala Lab
periksa berdasarkan perkiraan"] B --> C["Pembelian
minta penawaran pemasok"] C --> D["Pembelian
beli tanpa cek stok gudang"] D --> E["Gudang
terima barang"] E --> F["Gudang
kirim bukti terima via pesan"] F --> G["Keuangan
bayar berdasarkan dokumen yang diterima"] style A fill:#fde8e8,stroke:#d03a3a,color:#1c2330 style B fill:#fde8e8,stroke:#d03a3a,color:#1c2330 style D fill:#fde8e8,stroke:#d03a3a,color:#1c2330 style F fill:#fde8e8,stroke:#d03a3a,color:#1c2330
Kotak merah adalah aktivitas berisiko menimbulkan kesalahan atau keterlambatan.

Kelemahan, penyebab, dan dampak

KelemahanPenyebabDampak
Permintaan lewat chatTidak ada formulir atau sistem resmiTidak ada jejak, permintaan hilang atau ganda
Kebutuhan hanya perkiraanVerifikasi tidak memakai data stok dan pemakaianBahan menumpuk atau kurang
Beli tanpa cek stokPembelian dan Gudang tidak terhubungPembelian ganda dan pemborosan anggaran
Bukti terima lewat pesanDokumen penerimaan tidak bakuPembayaran terlambat atau salah
Tidak ada persetujuan jelasAlur approval tidak terdefinisiPembelian tanpa otorisasi

B. Diagram To-Be (Setelah ERP)

flowchart TD
  A["Dosen
input permintaan di ERP
(identitas otomatis)"] --> B["Kepala Lab
verifikasi kebutuhan"] B --> C{"Stok gudang
cukup?"} C -- "Ya" --> D["Gudang
keluarkan dari stok"] C -- "Tidak" --> E["Pembelian
buat PR dan pilih pemasok"] E --> F["Pembelian
buat PO"] F --> G{"Nilai PO
di atas batas?"} G -- "Ya" --> H["Pimpinan
setujui PO"] G -- "Tidak" --> I["Kepala Lab / Manajer
setujui PO"] H --> J["Gudang
penerimaan barang (GR)"] I --> J J --> K{"PO, GR, dan Faktur
cocok (3-way match)?"} K -- "Ya" --> L["Keuangan
proses pembayaran"] K -- "Tidak" --> M["Tahan pembayaran
dan telusuri selisih"]
Perbedaan nyata dari as-is: ada titik keputusan stok, persetujuan berjenjang, dan pencocokan dokumen sebelum bayar.

C. Aturan Bisnis

  1. Identitas pengaju: setiap permintaan wajib terhubung dengan akun pengaju (login), tidak bisa anonim.
  2. Cek stok: permintaan pembelian otomatis diperiksa terhadap stok. Jika stok cukup, pembelian diblokir dan barang diambil dari gudang.
  3. Persetujuan sesuai wewenang: PO hanya sah setelah disetujui pihak yang berwenang menurut batas nilai.
  4. Pembayaran berdasarkan dokumen: pembayaran hanya diproses jika PO, penerimaan barang, dan faktur cocok (3-way match).
  5. Pemisahan tugas: pembuat PO tidak boleh menyetujui atau membayar PO yang sama.

Tabel Aktor dan Tanggung Jawab

AktorTanggung jawab
DosenMengajukan permintaan bahan di sistem
Kepala LaboratoriumMemverifikasi kebutuhan dan menyetujui PO bernilai kecil
GudangMemeriksa stok, menerima barang, mencatat penerimaan
PembelianMembuat PR, memilih pemasok, menerbitkan PO
PimpinanMenyetujui PO di atas batas nilai
KeuanganMemproses pembayaran setelah dokumen cocok

D. Simulasi Kondisi Khusus: Nilai Pembelian Naik

Pemasok mengirim penawaran terbaru yang lebih mahal. Apakah persetujuan sebelumnya masih berlaku? Coba dengan angka sendiri.

Cek Persetujuan Ulang

Aturan yang dirancang Persetujuan lama hanya berlaku jika nilai baru tidak melewati batas wewenang penyetuju awal dan kenaikannya tidak lebih dari toleransi. Jika salah satu terlampaui, status PO kembali ke "Menunggu Persetujuan" dan harus disetujui ulang. Setiap perubahan dicatat di log.

Pembelian Darurat (Kebutuhan 24 Jam)

Prosedur normal butuh lima hari kerja, sedangkan bahan dibutuhkan dalam 24 jam. Pengendalian internal tetap dijaga, hanya waktunya dipersingkat.

LangkahPengendalian
1. Ajukan lewat jalur emergency POAlasan tertulis wajib diisi, identitas pengaju tercatat
2. Cek stok dan sumber lainGudang memastikan tidak ada stok yang bisa dipakai
3. Pilih pemasok terdaftarHanya pemasok yang ada di data master, harga dibandingkan jika memungkinkan
4. Persetujuan cepat satu tingkatPimpinan menyetujui lewat notifikasi, ada batas nilai maksimum
5. Terima barang dan catat GRPenerimaan tetap dicatat di sistem
6. Review pasca-kejadianSemua PO darurat ditinjau ulang, penyalahgunaan dapat ditelusuri

Alasan Rancangan Baru Lebih Baik

Riwayat Simulasi (Terhubung Database)

Bukti yang Dikumpulkan